Apa itu DESIL dan Gunanya

Dalam beberapa tahun yang belum lama ini kita sering mendengar istilah DESIL, bagi sebagian orang tentunya bertanya apa itu desil, apa gunanya atau apa maksudnya. Disini dengan bantuan chatgpt saya akan menuliskan sedikit pengertian dan kegunaan desil dalam kehidupan kita, semoga membantu.

Desil adalah salah satu ukuran statistik yang digunakan untuk membagi sekumpulan data yang sudah diurutkan menjadi 10 bagian yang sama besar. Dengan desil, kita dapat mengetahui posisi atau kedudukan suatu nilai dibandingkan dengan seluruh data.

Asal kata "desil"

Kata desil berasal dari bahasa Inggris decile, yang berakar dari bahasa Latin decem, yang berarti sepuluh.

  • Decem = sepuluh

  • Decile = bagian persepuluhan

  • Desil = nilai yang membagi data menjadi 10 kelompok

Jadi, secara sederhana, desil berkaitan dengan pembagian data menjadi sepuluh bagian.

Ada berapa desil?

Karena data dibagi menjadi 10 kelompok, titik pembaginya ada 9, yaitu:

D₁, D₂, D₃, D₄, D₅, D₆, D₇, D₈, dan D₉

Masing-masing mempunyai arti:

Desil

Arti

D₁

10% data berada di bawah nilai ini

D₂

20% data berada di bawah nilai ini

D₃

30% data berada di bawah nilai ini

D₄

40% data berada di bawah nilai ini

D₅

50% data berada di bawah nilai ini

D₆

60% data berada di bawah nilai ini

D₇

70% data berada di bawah nilai ini

D₈

80% data berada di bawah nilai ini

D₉

90% data berada di bawah nilai ini

D₅ mempunyai posisi yang sama dengan median (Q₂), karena keduanya menunjukkan titik yang membagi data menjadi 50% di bawah dan 50% di atas.

Contoh sederhana

Misalnya terdapat 10 nilai yang sudah diurutkan:

40, 45, 50, 55, 60, 65, 70, 75, 80, 90

Desil membantu kita melihat posisi data tersebut secara lebih terperinci.

Misalnya kita mengatakan seseorang berada pada D₈. Artinya, posisinya berada di sekitar 80% bagian data, sehingga secara relatif nilainya lebih tinggi daripada sekitar 80% data lainnya.

Ini berbeda dengan mengatakan seseorang berada pada D₂, yang berarti posisinya relatif rendah karena berada sekitar 20% bagian bawah distribusi.

Apa kegunaan desil?

Desil sangat berguna ketika kita ingin mengelompokkan atau menentukan posisi suatu data dalam suatu populasi.

A. Dalam bidang pendidikan

Misalnya nilai ujian siswa digunakan untuk mengetahui posisi prestasi.

Jika seorang siswa berada pada D₉, berarti nilainya berada di antara sekitar 10% siswa dengan nilai tertinggi.

Sebaliknya, siswa pada D₁ berada di sekitar kelompok 10% terbawah.

B. Dalam bidang ekonomi dan sosial

Desil sering digunakan untuk mengelompokkan rumah tangga atau penduduk berdasarkan kondisi ekonomi.

Misalnya penduduk dibagi menjadi:

  • Desil 1 → kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah

  • Desil 2 → kelompok berikutnya

  • Desil 3 → berikutnya

  • ...

  • Desil 10 → kelompok dengan kondisi ekonomi paling tinggi

Ini sangat berguna untuk melihat distribusi kesejahteraan atau pendapatan.

C. Dalam penargetan program pemerintah

Dalam konteks data sosial-ekonomi Indonesia, istilah desil sering digunakan untuk membantu menentukan kelompok sasaran program.

Contohnya, suatu program bantuan dapat menggunakan data kesejahteraan rumah tangga untuk menentukan kelompok masyarakat yang menjadi prioritas.

Namun perlu diperhatikan: "desil" bukan otomatis berarti "penerima bantuan". Desil hanya menunjukkan posisi relatif suatu rumah tangga dalam distribusi kesejahteraan. Kriteria penerima suatu program tetap bergantung pada ketentuan program tersebut.

D. Dalam analisis pendapatan

Misalnya penduduk suatu daerah diurutkan berdasarkan pendapatan kemudian dibagi menjadi 10 kelompok.

Kita dapat membandingkan:

Desil 1 → kelompok berpendapatan paling rendah

sampai

Desil 10 → kelompok berpendapatan paling tinggi.

Dengan cara ini, peneliti dapat melihat apakah pendapatan terkonsentrasi pada kelompok tertentu.

Bedanya desil dengan persentil dan kuartil

Ketiganya sebenarnya mempunyai konsep yang sama, yaitu membagi data yang telah diurutkan ke dalam beberapa bagian.

Ukuran

Jumlah bagian

Titik pembagi

Kuartil

4 bagian

Q₁, Q₂, Q₃

Desil

10 bagian

D₁–D₉

Persentil

100 bagian

P₁–P₉₉

Hubungannya dapat digambarkan seperti ini:

Kuartil → 4 bagian
Desil → 10 bagian
Persentil → 100 bagian

Contohnya:

  • D₁ = P₁₀

  • D₂ = P₂₀

  • D₃ = P₃₀

  • ...

  • D₉ = P₉₀

Sedangkan:

  • Q₁ = P₂₅

  • Q₂ = P₅₀ = D₅

  • Q₃ = P₇₅

Inti pengertiannya

Jadi, desil adalah nilai batas yang membagi data yang telah diurutkan menjadi 10 kelompok berdasarkan posisi relatifnya.

Yang perlu dibedakan adalah "desil" dengan "kelompok desil":

  • D₁ adalah nilai batas pada posisi 10%.

  • Desil 1 dalam penggunaan sosial-ekonomi sering digunakan untuk menyebut kelompok 10% terbawah.

  • Desil 10 biasanya merujuk pada kelompok 10% teratas, bukan suatu titik pembagi seperti D₁–D₉.

Kalau yang Anda maksud adalah desil dalam data kemiskinan/kesejahteraan masyarakat di Indonesia (misalnya Desil 1–10 yang digunakan untuk bantuan sosial), saya bisa jelaskan secara khusus cara menentukan desil, arti Desil 1 sampai Desil 10, sumber datanya, dan bagaimana desil digunakan untuk menentukan penerima bansos.


 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama